PUTUSAN MK MENY…

PUTUSAN MK MENYAKITKAN BAGI IRWANDI

Pemilukada aceh telah berlalu, meski begitu banyak hal yang masih harus diperbincangkan, mengingat hasil yang menyisakan banyak pertanyaan, terlepas dari hasil yang sudah ditetapkan KIP ACEH.

Melihat aceh saat ini meneteskan beribu air mata, akan tetapi kita hanya diam dan menutup mata. Pemimpin yang telah dipilih oleh rakyat aceh, merupakan buah dari sebuah perjuangan, tetapi semua itu tergantung pada ke iklasan hati, bila kita bisa berdamai tanpa saling mencaci-maki dan bersaing secara baik, kenapa harus ada kerusuhan didalam persaudaraan, sudah saatnya kita merubah pola pikir rakyat aceh, demi aceh yang damai dan sejahtera

Pilkada Aceh telah berlalu hampir sebulan lamanya, namun ada hal yang tidak berkenan pada hati pasangan irwandi dan muhyan yunan, yaitu adnya intimidasi terhadap tim nya yang bekerja di lapangan. Hal itu membuat pasangan irwandi melayangkan surat pada Mahkamah Konstitusi (MK), perihal gugatan akan adanya kecurangan dalam pemilukada di aceh, terutama dalam pemilihan gubernur.

Irwandi menilai adanya intimidasi dalam pemilihan tersebut, khususnya bagi para saksi dan pedukungnya, para saksi irwandi yang bersedia memberikan kesaksiannya di depan Mahkamah Konstitusi (MK) adapun perihal gugatan yang di ajukan irwandi terhadap pemenang pemilukada Aceh yang baru lalu, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur dari Partai Aceh, dr. Zaini Abdullah dan Muzakkir Manaf.

Gugatan irwandi mutlak benar, memang jelas adanya kecurangan, dan intimidasi, sudah semstinya kita membenarkan apa yang benar, kenap harus menutup mata bila kita sadar akan pembodohan ini, bukan maksud memihak kepada salah satu calon, akan tetapi yang namanya kebenaran harus ditegakkan, agar tidak ada kecurangan dalam pemilihan selanjutnya.

Seorang pemimpin harusnya memenage hal-hal seperti ini, agar dia tidak di kecam sebagai seorang pemimpin yang memulai masa jabatannya dengan penipuan, karena hal ini sangat merugikan dia sendiri, dimana saat ini terlihat jelas gugatan irwandi, terhadap pemenang pemilukada aceh.

Tim Irwandi yang mencoba melengkapi bukti-bukti kecurangan, intimidasi, teror, surat suara palsu dan pengarahan pemilih untuk memilih kandidat tertentu dalam Pemilukada Aceh, guna memperkuat gugatannya, pihaknya meminta MK membatalkan Surat Keputusan Komisi Independen Pemilihan nomor 38/2012, tentang penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, dan menggelar pemilihan ulang dengan syarat tanpa diikuti pasangan Zaini Abdullah-Muzakir Manaf yang diusung Partai Aceh, hal ini digunakannya untuk membuktikan kecurangan yang terjadi pada pemilikada yang telah usai.

Namun sangat di sayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan sengketa tahapan Pemilukada Aceh, tidak sesuai harapan. Dikarenakan Mahkamah Konstitusi menolak gugatan tersebut, Mahkamah Konstitusi (MK) mengangap gutatan tersebut tidak beralasan, dan tidak terbukti menurut hukum, dikarenakan bukti-bukti yang ada terjadi secara sporadis dan tidak melalui suatu perencanaan yang matang.

Keputusan MK merupakan jalan tengah bagi penyelesaian konflik regulasi Pemilukada aceh. Harapan kita sekarang, yaitu semoga calon yang terpilih dapat membangun Aceh ini melalui jalan demokrasi yang stabil, dan menuju aceh yang damai dan sejahtera, dengan melakukan kewajibannya sebagai pemimpin, dimana dia ditunjuk oleh rakyat Aceh untuk memimpin aceh 5 tahun kedepan.

 

Posted on Mei 8, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: